Secangkir Coretan Motivasi

Oleh: Lina Diana 

1. Reserved ? 
Joy and sorrow pour in writing! 
Tidak semua orang mempunyai sifat banyak bicara namun, sebagian dari mereka ada yang pendiam. Salah satunya adalah saya. Ada rasa takut, sungkan, tidak percaya diri, ketika hendak berbicara di depan semua orang, apalagi ketika berkumpul bersama teman- teman, pasti diantara kita ada yang pendiam. 
Bagaimana dengan kalian, apa termasuk ? 
Di samping itu, jika saya mengalami masalah baik itu suka ataupun duka, saya lebih memilih untuk dituangkan dalam menulis tanpa harus cerita kepada orang lain karena itu salah satu pilihan untuk meringankan masalah. 

2. Share stories by writing! 
Menurut kalian, sifat setiap orang itu sama atau berbeda ? 
Sudah pasti, berbeda bukan. 
Ada yang bersifat mudah akrab, seperti halnya mudah berbagi cerita dengan orang lain atau bisa kita katakan "curhat". 
Ada jua yang bersifat tidak mudah akrab, karena seseorang seperti ini biasanya lebih memilih senyum dan diam ketika berkumpul dengan orang lain. Bukan karena takut bicara, hanya saja ada rasa ketidaknyamanan ketika hendak berbagi cerita dengan orang lain. Seseorang ini kebanyakan lebih memilih berbagi cerita dengan cara menulis, dengan cara ini ia merasa lebih bebas dalam menuangkan semua curhatannya. 
Kalian, termasuk sifat yang mana ? 

3. Save in writing! 
Berbagai macam alasan seseorang dalam menulis. 
Salah satu alasan saya menulis ialah untuk menyimpan, lebih tepatnya menyimpan pengetahuan baru yang sudah saya peroleh. Pengetahuan yang diperoleh ketika sekolah dan kuliah yang saat ini saya jalani, saya lebih terbiasa menyimpannya dengan menulis karena dengan menyimpan secara menulis memudahkan saya untuk mengingatnya kembali. 
Di era modern ini, memang tidak terlepas dari dunia digital. 
Saat ini, sebagian orang ada yang lebih memilih menyimpan sesuatu dengan memanfaatkan digital karena dipandang lebih praktis, namun ada pula sebagian orang yang masih menyimpan secara manual yaitu dengan menulis. 

4. Admire by writing! 
Semua orang pasti ada sosok yang mereka kagumi. 
Begitupun jua saya, ada seseorang yang saya kagumi. Tapi, apa mungkin ketika kita mengagumi seseorang kemudian akan mengatakannya secara langsung? 
Tentu tidak, tidak semua orang mempunyai sifat berani dalam mengungkapkan sesuatu yang mereka kagumi atau yang disukai. 
Tipe orang yang tidak berani ini, kebanyakan lebih memilih untuk mengagumi dengan cara menulis. Mereka berani mengungkapkan semua hal kepada tulisan. Selain itu, tidak lupa jua untuk mengungkapkannya lewat sebaris doa. Karena menurut mereka, tidak semua hal harus diketahui oleh semua orang, namun cukup ungkapkan dalam menulis dan kepada Allah SWT. 

5. Love in writing! 
Cinta? 
Setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda tentang "cinta". 
Ketika kita sudah merasakan "cinta", itu berarti kita benar- benar mencintainya tanpa melihat kekurangan yang ia miliki dan hanya mencintai dirinya karena lillahi ta'ala. 
Tapi, apa kalian pernah merasakan cinta? 
Lalu bagaimana, apa orang tersebut jua merasakan "cinta" terhadap kita? 
Terkadang orang yang kita cintai belum tentu membalas cinta kita. Ketika hal ini terjadi, kita akan merahasiakan "cinta" ini, hanya mengungkapkan dalam tulisan dan meminta lewat doa karena dengan mudahnya Allah SWT membolak-balikkan hati hambanya. 

6. Happy from write! 
Kebahagiaan tidak selalu dapat diukur dengan uang, barang-barang mewah, namun kebahagiaan jua bisa timbul ketika kita membaca suatu tulisan ataupun kita menulis dan diberikan kepada orang yang kita sayangi. 
Seperti halnya ketika ada orang tua, adik, kakak, orang yang kita cintai, teman ataupun sahabat yang sedang ulang tahun, kita akan memberikan hadiah, ucapan selamat, dan menulis hasil curahan hati kita kepada orang tersebut. 
Dan cobalah lihat wajahnya, 
Kebahagiaan akan muncul ketika ia sudah membaca tulisan yang sudah kita berikan kepadanya. 
Terkadang, ada ucapan yang tidak bisa diungkapkan dengan lisan, namun lebih tepat diungkapkan secara tertulis. 

7. Achievers by writing! 
Siapa sih, yang tidak ingin berprestasi? 
Semua orang pasti ingin berprestasi 
Kita mengejar ilmu yang lebih tinggi dengan tujuan supaya kita bisa berprestasi dan bisa meraih cita-cita yang kita inginkan. Namun, semua orang tidaklah sama. Setiap orang pasti berprestasi di bidangnya masing-masing. 
Menulis, dengan menulis kita jua bisa berprestasi. Seperti halnya kita mampu menerbitkan suatu buku. Yaitu menjadi seorang penulis. Dengan ini, kita sudah berprestasi untuk diri kita sendiri dan bisa bermanfaat serta menambah wawasan bagi orang lain yang membacanya. Apapun bidang yang kita tekuni, semoga mampu meraih prestasi. 

8. Writing is a friend! 
Kita semua pasti mempunyai teman. 
Iya teman, seseorang yang bisa menemani kita dalam keadaan terpuruk ataupun bahagia, tempat berbagi cerita ataupun curhat. Tapi, apa mungkin setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, teman akan selalu ada bersama kita? 
Tentu tidak. 
Lalu, bagaimana ketika kita mempunyai masalah dan ingin menceritakannya kepada teman kita, namun pada saat itu seseorang yang kita butuhkan tidak sedang bersama kita? 
Sebagian orang akan tetap menceritakan masalahnya dengan menulis, apapun yang ada dalam pikirannya ia tuangkan semuanya dengan menulis. Terkadang, teman bisa saja mengkhianati kita, namun berteman dengan menulis tidak akan mengkhianati kita. 

9. Write as motivation! 
Dalam kehidupan, apakah ada seseorang yang tidak membutuhkan motivasi? 
Iya motivasi, sesuatu yang bisa membuat kita kembali bangkit dan semangat lagi. Bagaimana, apa ada seseorang yang tidak membutuhkan motivasi? 
Tentu, tidak ada 
Karena dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan lika liku pasti ada titik dimana kita akan mengenal dengan rasa "menyerah". Ketika hal ini terjadi, kita akan merasa lemah dan tidak semangat dalam mencapai suatu tujuan. 
Suasana seperti ini, dapat kita atasi dengan motivasi. Entah itu motivasi dari orang lain, membaca buku tentang motivasi, dan kita bisa menulis motivasi sendiri untuk diri kita sendiri. 

10. Writing becomes a memory! 
Kita semua pasti mempunyai kenangan. Apalagi kenangan yang indah. Pasti akan mereka simpan dengan baik.
Kalian menyimpan kenangan dengan cara apa? 
Setiap orang pastinya mempunyai caranya masing-masing dalam menyimpan suatu kenangan. Tapi, sebagian orang ada yang menyimpan kenangannya dengan cara menulis. Ketika ada suatu kejadian yang indah, mereka akan menulisnya bahkan bisa jadi kejadian yang sedihpun mereka menulisnya jua. 
Tapi, pertanyaannya kenapa setiap kejadian kita tulis? 
Karena untuk mengingat disuatu saat nanti, bahwa kita dulunya mempunyai kenangan yang indah dan pernah merasakan keterpurukan. 
Menulis adalah cara yang sederhana untuk menyimpan suatu kenangan yang mereka miliki. 


Bangkalan, 08 Agustus 2020 


Tentang Penulis

Lina Diana adalah seorang perempuan kelahiran tahun 1999-an ini. Ia merupakan seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan di sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Pulau Madura. Ia merupakan pecinta puisi dan kini ia mulai ada ketertarikan dalam dunia menulis. Saat ini, ia masih menjadi salah satu kontributor dalam buku Antologi Puisi.

Share:

6 comments :

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis