PerjalananQ dan Aksara

Oleh : Retno Jumirah

       Karena apa yang diucapkan belum tentu dimengerti jadi menulislah, memahami setiap karakter orang tak mungkin. ada sebagian orang yang begitu peka hanya diberikan kode dan juga teguran kecil. Namun ada juga karakter orang yang harus diajak bicara dari hati kehati baru mengerti sebuah perbuatan atau teguran itu tanda kasih sayang seseorang pada dirinya. Namun ada pula sebagian karakter yang ditegur semakin menjengkelkan, dinasehati bebal atau menolak bahkan justru mengatakan kita yang bodoh dan tak mengerti. Untuk menghalau tipekal demikian akhirnya aku memutuskan menulis adalah cara mengatasi hal-hal yang aku ucapkan tidak dimengerti orang lain namun bonusnya menghasilkan beberapa judul karya.



      Selain memahami karakter didalam aku menulis juga untuk mengolah rasa dalam diri seperti halnya indomie yang dibuat dimalam dingin bisa mengelola rasa setiap orang lain yang melihat dan mencium aromanya, begitulah sebuah tulisan yang diolah dengan rasa entah itu empati,simpati, juga luapan emosi akan sangat mempengaruhi rasa sang penulis maupun yang membaca. mengasah seberapa peka diri ini terhadap sekitar sebagai bahan renungan ataupun bahan berpikir positif ditengah-tengah kondisi negatif, seberapa banyak kamu belajar diatas rata-rata orang yang senantiasa mengabaikan entah sebuah peristiwa keburukan ataupun ketulusan yang tak dinilai dimata manusia kebanyakan. Kelola rasa itu untuk memahamkan diri lebih bijaksana dalam memandang sesuatu yang terjadi didalam dirimu dan orang lain.





       Berbagilah apapun itu termasuk  berbagi pengalaman, adakalanya ujian hidup atau proses kehidupan setiap orang tak sama, itu sudah jelas nyata karena kita hidup memiliki tujuan berbeda-beda setiap hari membuka mata apa yang terlintas dan terselip rasa itulah tujuan yang kamu harap terwujud. melalui dunia menulis salah satu impian yang aku upayakan sampai akhir hayatku kelak terwujud dalam bentuk berbagi, meski ku tahu berbagi identik terpaku pada materi .tapi kini tidak bukan, berbagi bisa apa saja bahkan dengan sucuil ilmu dalam pengalamanmu bisa kamu jadikan sebuah inspirasi pada sesama dan sangat besar jadi pemicu perubahan pribadi.

      Kegagalanmu bukan kesalahan, tapi pembelajaran orang lain kelak yakinlah💪. Mengenang suatu peristiwa, salah satu alasanku menulis yang ke empat dalam perjalanan aksara untuk mengenang misteri-misteri hidup apa saja yang sudah terlalui dalam perjalanan berkelana dari titik satu menuju titik lainnya, dari yang paling menyenangkan sampai yang paling menyakitkan agar tak terlupakan harus jadi suatu karya dan kemudian terpapar dibaca dengan sudut pandang penilaian yang berbeda dari tiap penikmat aksaranya.

       Aku masih ingat antologi pertamaku adalah perjuangan melepaskan kakak tercinta kembali padaNya dengan waktu yang sangat singkat, dan itu salah satu moment yang cukup membuatku kembali mengurai air mata betapa kami menyayangi kakak namun Allah maha tahu terbaik untuk hambaNya. Antologi itu adik persembahkan untukmu.

      Sebagai wadah ku merenung pula tulisan ini , ada beberapa kejadian yang terkadang lekat diingatan kemudian dirasakan kembali dikala bagun pagi atau menjelang tidur,dan ketika aku mulai merenung mengingat sebuah peristiwa ataupun kata-kata yang belum akrab di telingaku bisa kembali ku ingat dan menulis kembali serta merangkainya. Bisa dalam bentuk catatan singkat atau tulisan pendek dimana pun bisa note di handphone atau dibuku catatan.. Karena kadang isi kepala kurang sinkronasi dengan hati, bisa direnungkan kembali beberapa poin dalam hal yang belum nyaman melihat kembali catatan yang kamu buat dan hapus yang sudah mampu diperbaiki. Harus demikian karena manusia mudah melupakan sesuatu atau mengulang hal yang sama.

    Ada banyak hal yang membuat bangga salah satunya dengan menulis,  membuat orang terkasih bangga namanya kita seorang anak, seorang adik berharap bisa menyenangkan orang tersayang apalagi membuat mereka merasa bangga. Anaknya yang sedemikian rupa dibesarkan bisa mengukir berbagai prestasi, kenapa aku bilang sebuah prestasi tak semua orang mau menulis meskipun tahu penulis juga sebuah profesi yang sangat luar biasa. Dulu mungkin aku seperti orang kebanyakan, menilai seni tulis menulis dengan sederhana tapi setelah terjun kedunia ini betapa sedikit sekali penghargaan karya yang dihasilkan penulis dengan berbagai jatuh bangunnya sampai tercipta sebuah buku.

      Maka dari itu jika ingin tahu selamilah sesuatu yang kamu ingin wujudkan untuk yang terkasih merasa bangga hadirmu dalam dunia itu. menulis juga proses belajar menjadi sutradara film, menulis ibarat menjadi sutradara dalam ceritamu.  bahkan kamu bisa casting siapa saja bebas sesuai keinginan dan kebutuhanmu. Bahkan dirimu sendiri bisa menjalani dua profesi sekaligus menjadi sutradara dan pemain kadang jika memulai menulis hayalan-hayalan yang dimata orang lain sebuah kekosongan tapi di otak para penulis ada cerita dibalik sebuah kata perlu dikemukakan agar orang lain mengerti bagaimana suatu hal berjalan semestinya.

      Dari cerita mengharu biru sampai tragis dan kejam bisa dilakukan laksana titisan Tuhan saja, tapi pernahkah kalian dengar tulisanmu juga bisa membawamu ke surga maupun keneraka sebab lihat bagaimana sebuah film juga akan sangat hidup berdasarkan naskahnya.

     Setelah memahami jadi apapun kita nanti tugas selanjutnya mendisplinkan diri, masih ingat kalimat big boss dirumah tidur dulu sudah selesai sholat  isya , baru menjelang sepertiga malam bangun sholat kemudian menulis pasti karyanya bagus-bagus ternyata ada erat hubungannya memang disiplin ibadah dan menulismu itu dua komitmen terdahsyat pada diri mu dan Tuhan. Percaya atau tidak buktikan saja jika sedang mulai berkomitmen, pada dasarnya akupun masih angin-anginan mengaplikasikannya karena kesibukan diri yang lain.

       Namun sedang diusahakan selalu jadi seperti harapan big boss, jika belum bisa disepertiga malam awal bisa disepertiga akhir alias menjelang fajar itu juga keren. aplikasiku lebih sering diwaktu itu  ayo mulai komitmen mau kan menuju double kebaikan bismillah. Jika sudah disiplin maka masukan misi masa depan didalamnya, inspirasi bisa kita dapatkan dari apa saja dan dimanapun, kali ini setelah menonton sebuah film ini penuh dengan pembelajaran rasanya.sebab ada hal kecil yang senantiasa dijaga oleh diri kita kebahagiaan untuk orang tercinta, Hal itu lah yang membuatku begitu semangat  menulis menyampaikan misi masa depan untuk orang-orang yang bersedia mengenang ku kelak saat aku sudah tiada dan kembali padaNya,sungguh apa yang aku rangkai suatu saat  ingin menjadi penggambaran diriku.

       Tiada gading yang tak retak namun aku ingin tetap dikenang dalam karya,untuk orang-orang terkasih yang pernah mengenalku secara langsung atau hanya mengenalku melalui aksara. Semua hal yang aku tuliskan diatas tiada berarti jika aku tak mencintai dunia tulis menulis dan aksara. 

I love writing and word  tak kenal maka tak cinta, tak cinta maka tak sayang entah pepatah ini aku dengar sejak umur berapa ya. Begitu juga aku dengan dunia tulis menulis awalnya penasaran kenapa coret-coretanku seperti puisi, seperti menggambarkan olahan rasa dihati. Akhirnya di masa SMP memberanikan diri membuat cerita pendek dan wal hasil disenangi teman-teman "tulis lagi lah ceritanya", berawal dari simpati orang disekitar kemauan ada maka kembangkan. Pendek cerita menulis itu tidak pandang status apalagi usia, siapa yang mencintai kata dan tulisan berhak berdiri diatas kata itu sendiri untuk menunjukkan pada dunia kamu sama berhak berkarya Kejarlah mimpimu sebanyak apapun orang meremehkan💪😊.


Nama saya, Retno Jumirah saya seorang yang menyukai petualangan dan juga perjuangan akan-hal-hal yang diraih, seorang pejuang akan dunia anak-anak. Anak bungsu dari 6 bersaudara.tulisan ini kupersembahkan kepada orang-orang yang datang juga pergi dengan pembelajar terkhusus kepada yang terkasih malaikat hidupku,  keluarga yang selalu hadir jangan pernah jauh dari nafasku.

Share:

16 comments :

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis