10 Alasan Aku Menulis by Hera Sentiokman

Oleh : Hera Sentiokman

 

 


Ekpresi Jiwa : Menulis adalah kegiatan paling menyenangkan sejak aku kecil. Mulai awal menulis ketika aku masih dibangku sekolah dasar, kalau tidak salah sejak kelas 2. Dari hal kecil yang terjadi tiap hari, tatkala itu menulis diary. Apapun bisa kutumpahkan disana, tanpa harus mendapatkan statement tentang apa yang kutulis. 

 

Soal sebuah respon yang positif atau negatif sekalipun. Mungkin karena pda masa itu aku hanya ank kecil seorang diri yang tinggal di rumah kakekku. Seluruh anggota rumah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, entah ada yang bekerja atau melakukan aktifitas dewasa yang kala itu aku tak tahu.

 

Yah, aku bebas sekali mengekspresikan jiwaku. Kadang, aku menulis cerita-cerita pendek, ala khayalanku. Pada masa kecilku itu aku sangat haus ilmu.. Sampai-sampai aku juga suka sekali dengan membaca. Terutama membaca buku.

 

Hingga saat ini pun, aku masih suka sekali menulis. Tapi kebanyakan tulisannya lebih banyak Kepada edukasi kesehatan, pendidikan, dan mengajak kepada kebaikan-kebaikan.

 


Meluapkan Emosi : Dua kata ini sepertinya banyak juga dibahas pada literatur online, Website Pribadi. Kalau saya pribadi adalah orang yang ditiap harinya punya emosi yang banyak positif, tapi tidak menutup kemungkinan emosi yang dirasakan negatif. 

 

Nah, ketika berada pada emosi negatif inilah biasanya saya lupakan pada tulisan, rasa kesal, marah, benci yang saya tidak bisa lupakan kepada objek dan subjek.

 

Rasanya itu lebih baik dan membuat diri saya merasa netral kembali. Dan bisa memulai memikirkan serta menjalankan produktifitas saya pada kegiatan bekerja, aktifitas relawan dan sebagai seorang mahasiswi dialah satu universitas di Jakarta.

 

Semoga aku dan kalian bisa menuangkan emosi negatif pada tempat yang tepat.

 

 

Bersyukur : Satu kata ajaib ini merupakan kata sakti untuk kita semua bila kita benar benar meresapinya, maka banyak keajaiban datang.

 

Seperti firman Allah sebagai berikut :

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS. Ibrahim: 7)

 

Setiap kali mengingat kata bersyukur, hati ini menjadi lapang dan tenteram. Dan entah bagaimana nikmat nikmat lain berdatangan. Pernah merasakan juga, temen-temen?

Nah, alasan inilah yang membuat saya menulis, menuangkan ribuan rasa syukur yang telah saya dapatkan sebagai pengingat diri ketika berada dititik terendah saya dalam hidup. Dan saya percaya bahwa pertolongan Allah amat dekat.

 


Berkomunikasi dengan orang lain : Salah satu kelemahan saya adalah to the point.. Jadi saya paling tidak terlalu banyak berbicara dengan orang, apalagi dalam urusan mengobrol hal hal ringan, obrolan sensitif dan pribadi.

 

Mungkin karena saya seorang goals oriented, yang memang to the point dalam pembicaraan.

 

Namun, baiknya jika melalui  tulisan, ide, masukan, buah pikiran saya dan apa yang saya rasakan bisa saya tuangkan kedalam tulisan.. Baik berupa memo, menulis diary, laporan, dan resume tergantung pada keperluan dan kepentingan aktifitas saya. 

 

Rasanya dengan cara menulis melatih saya untuk bisa sukses berkomunikasi yang efektif terhadap siapa saja lawan bicara saya kelak,  aamiin.

 


Memperkuat Memori : Salah satu alasan saya menulis lainnya yaitu supaya lebih lama mengingat sesuatu. Dengan adanya tulisan, saya akan bisa melihat kembali kenangan tulisan saya.

 

Serta tulisan Inspirasi, ide dan hal hal yang positif yang saya share di media sosial, baik di facebook, Instagram,

Merupakan kebanyakan aktifitas saya dikeseharian. Terkadang hanya sekedar sharing, ingin yang lain juga aware terhadap apa yang saya share. Terkadang hanya untuk luapan rasa dalam frasa. Terkadang ingin didengar tentang sesuatu hal yang diposting. Karena dalam seuntaian kata banyak makna. So, temen-temen jangan diambil hati dan baper yah perihal yang saya post.

Karenanya iya memiliki makna untuk sebuah ilustrasi kata yang terangkai.

 


Produktif : Produktif dalam artian disini adalah ketika saya menjalankan sebuah rurinitas to do list harian, entah target harian, mingguan dan bulanan soal partime saya, kerjaan, dan kegiatan relawan saya di Rumah Belajar Kita binaan dari Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa..

 

Nah, disitulah semesta mendukung hal hal positif yang saya sudah tuliskan disetiap rincian to do list saya itu.

 

Dalam to do list saya itu, biasanya terdapat rincian apapun yang akan saya kerjakan dan sudah saya kerjakan, dan progress seperti apa.

 

Sehingga, itu benar-benar akan terwujud menjadi harapan yang saya tuliskan. Semoga kita semua bisa selalu berproduktif dimasa kapanpun dengan kondisi apapun.

 


Impian Jadi Penulis : Saat kecil adalah saat banyak sekali impian-impian, ingin jadi Pengacara, Dokter, dan Penulis adalah impianku dikala itu. Impian yang paling sangat mungkin bagiku waktu itu ialah penulis, karena tidak butuh pendidikan terlalu tinggi fikirku.

 

Hanya banyak menuangkan tulisan berupa cerpen-cerpen, puisi puisi yang menggambarkan suasana hati dan keadaan yang aku alami saat itu.

 

Alhamdulillah melalui nulis puisi bareng *2020 berpusi jilid II* tulisan puisi saya sudah berbentuk buku hasil kolaborasi seluruh peserta yang ikut andil dalam nulis puisi bareng.

 

Impian sekitar 20tahun lalu akhirnya terwujud di tahun ini, 2020. Teruntuk kalian, tetap semangat dengan impian masing-masing, karena pasti terwujud pada waktu yang telah diridhoiNya.

 


Keinginan Sejak Kecil : Keinginan masa kecil yang indah sangat banyak.. Karena pada waktu itu masih ada gambaran yang kadang diluar nalar. Imajinasi yang terlampau tinggi dizamannya. Keinginan anak-anak yang begitu sulit dilukiskan dengan segala macamnya. 

 

Menulis, adalah kegiatan yang paling sering dilakukan, dituangkan pada buku tulis bagian belakang, dibuku diary, notes. Entah dua tiga kalimat yang keluar dari fikiranku.

 

Sekarang, impian-impian itu mulai bisa dirajut dengan banyaknya kesempatan untuk nulis bareng, lomba tulisan berupa Cerpen, Novel, Puisi yang mana nantinya akan dibuku kan ber-ISBN. Serta melalui media sosial yang mana pada sekarang zamannya era digital.

 

Temen-temen, apakah kalian juga punya keinginan kecil yang sama?



Merangsang Kreatifitas : Salah satu alasan yang paling bagus menurutku, ialah merangsang kreatifitas. Dengan menulis, kita dituntut untuk banyak memiliki kosa kata. Dan melatih untuk Merangkai serangkaian kalimat-kalimat yang baik menjadi paragraph yang padu.

 

Seiring berjalan waktu, apa yang kutuliskan sebelumnya akan membuatku semakin tajam berfikir apa yang dituangkan dalam susunan tulisanku.

 

Selain itu tulisan dapat merupakan ide fikiran yang akan ku kembangkan agar dapat dimengerti bagaimana jalan fikiran ini melukiskan kejadian, rencana, bahkan bisa jadi adalah sebuah dakwah. Dakwah dalam artian disini lebih luas, menyebarkan manfaat mulai dari hal terkecil hingga harapan besar untuk diri sendiri, keluarga, teman, sahabat, masyarakat dan bangsa.

 


Menjadi Lebih Bahagia : Ada rasa yang dihasilkan dari menulis yaitu perasaan bahagia.. Terlebih menulis diary, dengan menuangkan segala rasa yang sedang berlangsung, telah ada sebelumnya dan nantinya.

 

Rasa emosi negatif yang keluar dan tertuang didalam diary, sama seperti menguburnya. 

 

Dan selain diary, tulisan puisi-puisi serta Cerpen pun bisa menghasilkan rasa bahagia.. Apa ada yang sama denganku jika menulis membuat kalian bahagia.

 

Apapun yang dilakukan secara tulus ikhlas dalam tulisan-tulisan itu akan menjadi ladang amal ketika semua orang membaca dan mengerjakan kebaikan yang Dishare dalam tulisan.

 

Tentunya menulis bukan pekerjaan instans dan mudah karena diperoleh dari belajar dan menulis ratusan bahkan ribuan kali baru dapat menuai hasil.

 


 


 

Bionarasi Penulis

Saya Hera Sentiokman, saya Lulus SMK tahun 2007 dengan Jurusan Penjualan Kala itu. Saat ini saya aktif sebagai Relawan di Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa di divisi Pendidikan yaitu Rumah Belajar Kita, nah sejalan dengan visi misi RBK sendiri dengan program2 literasinya. Dan Juga memegang amanah di Keranjang Zakat.

Share:

4 comments :

  1. Woow ternyata dari kecil ya udh mulai muncul kesukaan akan nulis ..skrng jadi candu malah ketagihan gitu .sukses selalu kak Hera dtunggu tulisan2 menginspirasi lainya.

    ReplyDelete
  2. Mantabbb... Teruslah menulis, bagikan lebih banyak kebaikan dengan orang banyak 👍👍

    ReplyDelete
  3. Keren, menulis untuk kehidupan!

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah, mantul tulisannya.. sukses selalu kak hera.. terus memberikan inspirasi lewat tulisan2mu ya dan semoga kelak bisa publish buku sendiri.. aamiin 😇

    ReplyDelete

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis