SEPENGGAL HIKMAH MERENDAH ASA


Oleh : Septia Anggraeini

 

MEMBUAT SEJARAH

 



Menulis itu bermain dengan kata – kata. Dengan menulis pulalah kita bisa mengekpresikannya baik itu tertawa, menangis atapun sedih dan sebagainya. Menulia berati kita sedang membuat sejarah. Iya betul, umur manusia tak akan lama namun dengan tulisan yang kita buat akan terus membuat hidup. Menulis itu bercerita. Menceritakan apapun pengalaman yang pernah dialami, ataupun dari pengamatan disekitar.

 

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi jika ia tidak menulis. Ia akan hilang di dalam masyarakat dan lari dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian

~Pramoedya Ananta Toer~

 

 

PROSES


Teruslah berproses, jangan berhenti jadi baik, terus mengupgrade diri menjadi pribadi yang lebih baik menebar kebaikan - kebaikan dan kebermanfaatan buat banyak orang. Walau jalannya beliku liku terasa berat. Tidakkah kau ingat bahwa Allah selalu bersama kita, ia dekat sangat dekat...

Ketika kita menginjak anak tangga, kaki yang satu hanya menopang agar kaki yang satunya bisa melangkah, bukan untuk berhenti namun untuk beristirahat sejenak.

                            

Teruslah memberi kebermanfaatan walau hanya lewat menulis

 

 

MEMBERI ARTI

 

Kalau ditanya kenapa mau berlelah lelah dan mengerjakan banyak peran dan kegiatan? Sudah sering saya bahas. Selalu meluruskan niat bahwa setiap aktivitas yang tertempa adalah mengejar cinta dan keridhaan-Nya. Menjadi sebaik – baik manusia yang dikatakan oleh Rasul yang mulia.

Jabir radhiyallau'anhu bercerita bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wasalam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (Al-Albani dalam Shahibul Jami' no. 3289).

Jadi setiap aktivitas ataupun kegiatan yang dikerja berusaha hanya semata-mata untuk-Nya, melatih diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat untuk banyak orang, memberi arti dan berharap dari hambah yang lemah ini bisa membawa perubahan untuk semesta.

 

 

MENGEJAR KEBERMANFAATAN

 

Beberapa tahun silam Allah izinkan saya berkesempatan menjadi seorang relawan disebuah organisasi. Pun Allah izinkan pula kaki mungil ini melangkah lebih jauh menebar kebermanfaatan. Ikut andil menjadi relawan ke sebuah Desa di daerah Bandung Barat dalam kegiatan bakti sosial dan penyuluhan kesehatan gratis.

Dan ini pengalaman pertama bagi saya ditunjuk untuk mengkoordinasi  di bagian Kesehatan. Kebayang dong anak Akuntansi yang latar belakang Ekonomi yang sudut pandangnya  memahami seni Journal dengan sebuah angka - angka yang selalu terbayang :D tiba - tiba ditunjuk bagian dari Kesehatan, melihat jarum suntik saja sudah bergidik ngerih apalagi sampe megangnya (hahaha).



    

Tapi itulah rencana Allah pemberi sebaik – baik rencana. Karena hati yang selalu mengilhami bahwa skenario-Nya adalah yang terbaik dibanding skenario buatan diri.

Mungkin dengan itu Allah mengajarkan saya bahwa menjaga kesehatan itu sangatlah penting. Raga kita yang sudah diberikan berlimpah limpah kenikmatan sudah sepatutnya dijaga agar kita bisa memaksimalkan dalam beribadah kepada-Nya. Anggota badan kita punya hak untuk tetap sehat memberikan asupan gizi yang baik dan memperhatikan setiap makanan yang akan masuk ke dalam perut kita.

"Sesungguhnya mukmin yang kuat itu lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah." (HR Muslim,Ahmad Ibnu Maja, dan An-Nasa'i)

 


 

 

Mungkin disini juga Allah ajarkan diri ini untuk selalu ucap syukur dalam setiap keadaan, saat Allah perlihatkan diluaran sana ada begitu banyak orang yang membutuhkan yang harus lebih diperhatikan, baik dari segi kesehatan, asupan makanan bergizi dan mentalitas pendidikan anak - anak yang masih kurang mumpuni.

Terima kasih (yaa Allah) engkau telah membawaku ke desa ini. Mengunjungi desa demi desa, bercengkrama dengan anak anak, melihat senyum kebahagiannya yang terpancar diwajahnya tak terasa jauh di relung hati ini terasa ada getaran yang terbesit kebahagiaan yang tiada tara.

 

BERBAGI DALAM KESEDERHANAAN


Menjadi seorang Relawan atau ikut dalam berbagai Organisasi adalah suatu pengalaman luar biasa bagi saya. Dimana disana saya banyak belajar akan makna kaikhlasan. Memberi tanpa mengharap balasan. Belajar membagi waktu dan menggunakan waktu lebih efesien dan seproduktif mungkin.

Menegakkan kalimat Allah dimanapun kaki ini berpijak.

Pun melatih saya membuat dan menjalankan program. Mengembangkan sosialisasi diri dengan lingkungan dan memperluas network.


MENGINSPIRASI

 

Mengapa kita tampak begitu lelah mengejar dunia? Bagian yang hanya seujung  celupan jari saja.

Menulis adalah bentuk dakwah yang paling dekat dan mudah. Dan menulis adalah bekerja untuk keabadian, dan pastikan tulisan – tulisan yang kita tulis layak untuk dibaca dan dapat menginspirasi bagi pembacanya.

"Hidupmu adalah pesan bagi dunia. Buatlah hidupmu menginspirasi. Dan ingat, kamu adalah penulis buku kehidupanmu di akhirat, pastikan buku itu berati untuk dibaca." ~Aisyah DN~

 

 

CINTA LEWAT CERITA

 

Saya percaya sebuah cerita yang tersampaikan ia layaknya bibit yang tertanam jauh di dalam jiwa seseorang.

Tergantung, apakah ia tumbuh dan dipupuk dengan keimanan apa dibiarkan kering kerontang.

Sekarang kita tahu cerita sebaik – baik Raja yang memiliki sebaik – baik tentara yang diceritakan oleh sang Rasul yang mulia ia adalah Sultan Muhammad Al-Fatih pembebas Konstantinopel.

Tak lain setiap pagi ayahnya selalu bercerita bahwa ialah pembebas kota Konstantinopel dan kota itu kan jatuh pada kekuasaan Islam.

 

MUSLIMAH BERKARYA DAN BERDAYA


Jilbab tak pernah membatasimu untuk bergerak wahai Muslimah, ia adalah identitas penunjuk takwa dan berbanggalah menjadi salah satu hambah yang taat pada perintah-Nya bahwa kau lebih menyukai pandangan Allah dibandingkan pandangan manusia. Lalu buktikan bahwa kau juga bisa memberikan kebermanfaatan yang luas untuk umat dan bangsa.

Mengutip perkataan dari Ibu Asma Nadia "jika kita menjadi yang terbaik di bidangnya, tentu tidak akan ada yang bisa menolak kita".

 

Bekasi,  07 Agustus 2020

Tentang Penulis

Septia Anggraeini, seorang Mahasiwi yang nyambi bekerja di perusahaan swasta yang berlokasi di Bekasi. Selain itu, juga aktif mengikuti kegiatan - kegiatan organisasi dakwah kampus maupun luar kampus. Di tengah kesibukannya menjadi Mahasiwi dan bersandang status sebagai pekerja, tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap mengukir kebaikan dan kebermanfatan  seluas - luasnya.

    

                                 SAPA SEPTIA di : 


Instagram        : @septia.hasibuan

FB                   : Septia Anggraeni Hasibuan

 

 


Share:

13 comments :

  1. Suka banget sama kata-kata nya yang bermanfaat untuk semua orang

    Semangat septiaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin semoga ad kebaikan didalamnya yah ka terus doain saya hehe

      Delete
  2. MasyaAllah indah sekali kata-katanya , menjadikan pelajaran untuk kita semua , semangat dan sukses buat mu dek 🤗😍

    ReplyDelete
  3. Mantappp, semoga dapat menginpirasi banyak orang yang membacanya ya, semangkuy ceu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimah sahabat shalihah ku. Kutunggu karyamu dibidang ke khalifah yah 🤗

      Delete
  4. MasyaAllah tiaaa.. Sangat menginspirasi banget.. Semangat terus berkarya dalam berdakwah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semngt juga buat kamu. Terus berdakwah juga semampu mu yah 🤗

      Delete
  5. Semangaat kak Septia, terus jadikan setiap detik, setiap langkah, setiap skenarion yang Allah berikan menjadi hikmah dan pelajaran yang bermanfaat.
    Best Regards
    Haekal SN Jkt

    ReplyDelete
  6. "jika kita menjadi yang terbaik di bidangnya, tentu tidak akan ada yang bisa menolak kita".

    Luar Biasa.
    Insya Allah Siap berjuang jadi yang terbaik Mbak.👑

    Terima kasih

    ReplyDelete

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis