KENAPA HARUS MENULIS?



Oleh: Hamidah Apriani

 

Menulis bagi saya adalah menyalurkan ide. Apa yang kita pikirkan dan rasakan, semua dapat kita tuangkan dalam sebuah tulisan. Lalu, bagaimana cara mendapatkan ide? Ide berasal dari mana saja karena tidak terbatas ruang dan waktu. Buka mata, buka hati, dan semua panca indra agar kita bisa menangkap segala sesuatunya sebagai ide. Intinya adalah peka, melihat apa yang terjadi di sekitar kita, mendengar cerita orang lain, bahkan ketika kita membaca, itu bisa menjadi sebuah ide. Misalnya kita bisa melihat hal-hal kecil yang menggugah hati dan perasaan kita, maka lahirlah sebuah ide. So, alasan pertama menulis bagi saya adalah menyalurkan sebuah ide.

Sejatinya menulis adalah meningkatkan daya ingat dan mengembangkan kecerdasan. Kenapa bisa dikatakan demikian? Menulis artinya mengaplikasikan ilmu yang kita dapat dan membaginya kepada orang lain. Ilmu itu sendiri kita peroleh dari berbagai sumber, seperti buku, tontonan, pengalaman, dan lainnya. Menulis mampu mengasah kemampuan otak kita agar senantiasa berpikir, merangsang imajinasi, dan menemukan ide yang unik. Sehingga pada akhirnya kita mampu menghasilkan tulisan yang bermanfaat untuk orang banyak. Karena pada hakikatnya manusia diciptakan untuk berpikir, maka membuat tulisan yang bermakna adalah salah satu rasa syukur kita sebagai manusia. Lalu, mampukah kita menjadikan tulisan yang kita buat membawa perubahan untuk orang lain?

Menulis menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian. Benarkah menulis membutuhkan keberanian? Begitu banyak kekhawatiran ketika seseorang mulai menulis. Misalnya, malu jika tulisannya jelek, khawatir salah menyampaikan sehingga menyinggung orang lain, takut tulisannya ditertawakan orang, dan berbagai macam alasan lainnya. Menulis memerlukan keberanian. Seserorang harus berani menampilkan pemikirannya, termasuk perasaan, cara pikir, gaya tulis, dan menawarkannya kepada orang lain. Dengan demikian, menulis dapat menumbuhkan rasa percaya diri. Lalu, bagaimana membuat tulisan yang bagus? Proses inisiatif dan kreativitas tinggi dibutuhkan ketika membuat tulisan. Hal inilah yang menjadi dasar bagi seorang penulis agar tulisan yang dibuat enak dibaca dan mampu memikat hati pembacanya.

Bagi saya menulis juga artinya adalah menyalurkan hobi. Saya membuat tulisan untuk mengekspresikan hati dan pikiran. Saat saya tidak bisa mengungkapkan perasaan kepada orang lain, maka dengan menuliskannya, beban yang saya rasakan akan sedikit berkurang. Artinya, dengan menulis dapat mengurangi ketegangan. Pernah mendengar istilah self healing? Self healing adalah proses dimana seseorang dapat menyembuhkan diri sendiri dari hal-hal negatif yang melukai perasaannya. Bagaimana caranya? Caranya ialah dengan menulis. Menulis dapat menyehatkan, karena apa yang menjadi beban pikiran dapat dituangkan ke dalam sebuah tulisan. Jadi mulai saat ini, menulislah, ekspresikan, dan ungkapkan apa yang kita rasakan menjadi tulisan yang bermakna.

Alasan penting lainnya adalah saya ingin membuat tulisan yang dapat memengaruhi sikap dan pendapat orang lain. Tulisan seperti apa? Tentu tulisan yang bermanfaat, bermakna, dan yang mampu menggugah hati pembacanya. Sulitkah? Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Membuat tulisan yang dapat memengaruhi orang lain pun membutuhkan proses, bukan hal yang mudah dan instan. Cara agar menjadikan karya kita diminati banyak orang adalah dengan sering berlatih, banyak membaca, dan melihat orang-orang sukses di sekitar kita. Jangan menjadikan kekurangan kita sebagai kelemahan. Hal ini nantinya akan menjadi hambatan untuk menghasilkan tulisan yang bermakna. So, yakin saja akan kemampuan yang kita miliki.

Menulis dapat menjalin hubungan sosial. Di zaman kemajuan teknologi, setiap orang memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi. Kegiatan menulis dapat menjadi jembatan kita untuk saling berhubungan. Manfaat terbesar yang saya rasakan dari menulis adalah menambah pertemanan, bukan hanya di dunia nyata saja, bahkan dunia maya, pertemanan yang jangkauannya lebih luas. Menulis bisa saling mengenal dan memahami orang lain, banyak hal yang tadinya kita tidak tahu tentang suatu daerah tertentu akhirnya menjadi tahu. Tentu hal ini karena hubungan sosial kita yang semakin meluas. Pastikan diri kita mampu beradaptasi dengan semua hal yang kita temui di luar sana.

Menulis artinya kita menyampaikan informasi dan pengetahuan kepada orang lain. Sama halnya ketika membaca, maka dengan menulis kita membagikan informasi yang kita dapatkan kepada orang lain. Informasi itu bisa secara tertulis maupun lisan. Ada yang dengan mudah membagikan informasi secara lisan. Namun, tidak sedikit pula yang mengolah seluruh informasi dan pengetahuan yang dimiliki ke dalam sebuah tulisan. Harapannya dalam kegiatan menulis adalah bisa menebarkan manfaat yang seluas-luasnya. Karena sejatinya kebahagian seorang penulis adalah tulisan yang bisa menjadikan orang lain lebih baik lagi dan membawa dampak positif. Jadi, pilihan ada pada diri sendiri. Tulisan seperti apakah yang akan ditujukan untuk pembacanya?


Tahukah bahwa menulis artinya mendokumentasikan sebuah peristiwa? Saya ingin setiap tulisan yang dibuat bisa menjadi sejarah. Sebuah dokumentasi dari setiap peristiwa, baik yang dialami oleh diri sendiri maupun orang lain. Bagi saya warisan yang tidak akan lekang oleh waktu ialah tulisan. Sungguh bahagia ketika tulisan kita kelak menjadi warisan untuk anak cucu. Mereka akan mengenang bahwa kita pernah hadir dalam hidupnya. Jika harta menjadi warisan tentu akan habis. Namun, jika tulisan menjadi warisan, tentu tidak akan pernah habis, bahkan akan kekal abadi. Nama kita akan dikenang sebagai seorang penulis. Terukir indah dalam rentetan karya yang tersimpan rapi di lemari buku.

Alasan yang tak kalah penting ialah, menulis bagi saya artinya melatih fokus, konsentrasi, dan konsistensi. Fokus terhadap apa yang mau kita tulis, apa yang ingin kita sampaikan, juga apa yang nantinya bisa kita berikan untuk orang banyak. Menulis mendorong kita agar lebih konsentrasi. Saat kita membuat sebuah tulisan, maka kita akan mencari, menemukan, mengumpulkan, dan mengorganisasikan seluruh informasi sebagai bahan referensi dari tulisan kita. Maka dalam hal ini kita membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Kemudian dengan menulis artinya melatih kita agar konsisten. Jangan menulis pada sisa-sisa waktu yang kita punya, tetapi luangkanlah waktu untuk menulis. So, mulai sekarang buatlah jadwal menulis.


Menulis ingin menghasilkan karya yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Bagi saya inilah alasan terkuat mengapa saya harus menulis. Bagaimana tulisan itu bisa sebagai refleksi untuk diri sendiri dan juga sebagai motivasi untuk orang lain. Ada perasaan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata saat mereka membaca tulisan kita dan hal itu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti hadist Rasulullah saw bahwa sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat. Dengan untaian aksara yang ditorehkan dalam sebuah karya, semoga menjadikan saya termasuk salah satu dari orang yang bisa menebarkan manfaat. Pada akhirnya menjadi amal jariah nanti di akhirat.

 

Bogor, 5 Agustus 2020



TENTANG PENULIS

HAMIDAH APRIANI, Lahir 9 April di Bogor. Pengalaman sebagai penulis ialah menulis konten pembelajaran Bahasa Indonesia di situs Rumah Belajar. Yuk, kenalan lebih dekat di FB: Umi Mufid atau Ig: @apriani_hmidah dan @elaborasi_sastra. Satu lagi nih, yang mau kepoin tulisan-tulisannya ada di KBM App dengan akun Hamidah_Apriani. Salam Literasi



Share:

21 comments :

  1. Makasih Kak Tia, kita berkarya bersama 🥰

    ReplyDelete
  2. Bagus...bahasanya mudah dipahami

    ReplyDelete
  3. Keyen kak, lanjutkan 😍🐡
    Semoga terus berkarya tanpa kenal kata berhenti 😍🐡
    Sukses terus kakak😍🐡

    ReplyDelete
  4. menginspirasi banget....sukses dan sehat selalu 👍👍👍👍👍

    ReplyDelete
  5. Semangat Kak Midah, tulisanmu keren. 🤩🤩🤩

    ReplyDelete
  6. Bagus kak...kidal ya? Hehe..sama kak 🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan kak, itu pakai foto selfie di depan, jadi kamera depan kaya tangan kiri deh kebalik fotonya 🤭

      Delete
  7. Kata-kata yang sederhana namun membawa arti yang dalam 😍 semangat terus berkarya ya Kak 🤗

    ReplyDelete
  8. Kata-kata yang sederhana namun membawa arti yang dalam 😍 semangat terus berkarya ya Kak 🤗

    ReplyDelete
  9. Semangat terus, kak.
    Jangan lupa mampir ke tulisanku juga, ya 🙏

    ReplyDelete

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis