Antara Hobi Dan Angan Menyelami Aksara


Oleh: Risky Agustina Hasibuan

Menulis adalah hobiku sejak kecil, dulu sewaktu aku duduk di bangku sekolah dasar kelas 1 berangan-angan punya buku bacaan yang aku tulis pribadi dan bisa di baca oleh temanku yang tidak mampu membeli buku bacaan.Mengingat sebagian teman-teman ku berasal dari keluarga yang berkecukupan dan sangat sederhana, jangankan membeli buku bacaan buku tulis aja bekas dapat dari derma orang tak jarang buku itu bekas coret-coretan belajar Abang atau kakaknya yang masih ada lembaran kosong terus di kumpulin jadi satu lalu di lem atau di hekter jadi satau, jadilah buku tulis.Tak sampai disini saja ,sudahlah buku tulis bekas campur jadi satu semua mata pelajaran.


"Indahnya Berbagi Buku"

Next....jadi inisiatif nya kalau udah selesai mengerjakan tugas langsung dinilai setelah itu dikembalikan lagi jadi untuk pelajaran selanjutnya bisa dipakai lagi,miris dan tragis.Walaupun seperti itu, yang namanya semangat menuntut ilmu tak pernah berkurang sedikitpun karena bersyukur masih bisa sekolah dibandingkan dengan mereka yang tidak sekolah terkendala pada biaya dan kemauan dari individu serta orang tua. Adalagi disuruh beli buku paket kalau mau punya sendiri ya harus beli dan harga bukunya itu mahal lumayan lah buat beli beras dan kebutuhan pokok sehari-hari. Jadi kalau mau punya buku ya berbagi belinya ayuran atau pinjam dibawa pulang kerumah dicatat yang penting-penting saja dan itu bergilir dengan teman lainnya.Bayangkan 1 buku paket untuk 6 orang, kebayang Ndak gimana cara baca bukunya dengan waktu yang singkat??kebayang dong..so pastinya Ndak sempat tulisan pun seperti cekeran ayam Kalau bahasa gaulnyašŸ˜

Disinilah saya sering berkhayal untuk jadi penulis yang bisa menerbitkan buku pelajaran maupun bacaan agar tidak harus berbagi seperti dulu jadi bisa puas bacanya...

Penasaran cerita selanjutnya???

Ok aku wakilin jawabnya ya biar cepat... Penasaran dong karena ceritanya penuh haru.


"Belajar Bersabar dalam Menulis"

Anyway, dengan tekadku yang sudah mantap dan bulat maka aku putuskan untuk mulai menyisihkan waktu demi waktu untuk mulai menulis dalam sehari minimal 1 jam, dari sinilah jadi kebiasaan menulis kalau seharian tak menulis rasanya itu kurang lengkap.Eits... tunggu dulu sebelum menulis aku tak pernah lupa menyelesaikan tugas harian dan membaca buku untuk menambah wawasan sambil menghafal ayat Al-Quran yang ditugaskan oleh guru.Ceritanya tuh gini, dulu ketika tulisan ku sudah sampai setengah buku dapat dikatakan sudah mau selesai lah takdir berkata lain.Penasaran dong...apa? apa? Apa Coba??? Jawab dong...

"Kk gimana sih, kan kk nanyanya lewat buku so pastinya Ndak kedengaran dong..."

Oh..Iya lupa..maaf deh maaf

Jadi bukunya itu jatuh di selokan sewaktu pulang mengaji sore suasana hujan lebat kondisi tas putus saat menyebrang selokan karena itu jalan satu-satunya untuk sampai ke jalan berikutnya.Nasib buku yang malang tulisan sudah hampir selesai lah malah jatuh dan hancur lebur jadi potongan-potongan kecil yang tak bisa lagi di pakai, sedih rasanya marah emosi nangis misek-misek.Hancur sudah harapanku, tapi keesokan harinya aku belajar untuk bersabar dan fokus dengan tujuan bukan tulisan,biar tulisan jelek asalkan berbobot bermanfaat bisa dibaca dari sinilah mulai tumbuh rasa sabar bahwa menulis bukan hanya terfokus pada tulisan saja namun mesti memperhatikan hal-hal yang mendukung tulisan.


"Write Pioneer"

Terkadang aku suka menulis karena suasana hati dan obsesi yang kuat.Menulis bukan tentang siapa,tema,objek,tulisan,melainkan suasana hati juga perlu ambisi juga perlu apalagi support dari orang-orang sekitar, nah dulu aku berambisi untuk jadi penulis dan berusaha menyisihkan waktu dan hal ini tetap aku jalani sampai sekarang karena aku ingin dikenang dalam sejarah setidaknya kala tiba waktunya untuk menghadap ke ilahi ada peninggalan ku lewat tulisan ku yang sudah dibukukan seperti halnya kata Pramoedya Ananta Toer beliau mengatakan

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis,ia akan hilang didalam masyarakat dan dari sejarah.Menulis adalah Bekerja untuk keabadian"

Aku sadar bahwa aku tak sepintar orang-orang pintar namun setidaknya aku punya nama dalam sejarah dan dikenal masyarakat karena karya ku.

Berawal dari cerita teman jadi pelajaran hidup

Awalnya ada teman yang suka cerita tentang kondisi latar belakang keluarganya. Dari ceritanya kutulis kedalam buku dan ambil pelajarannya nah ketika ada teman yang punya masalah dengan persoalan yang sama maka solusinya aku ambil dari cerita teman jadi sering dianggap sebagai orang dewasa padahal masih muda.

Alasan Aku Menulis


"Jangan takut tuk Gagal"

Ketika seseorang merasa ragu dan bimbang saat ia sedang menciptakan sesuatu, katakan pada hati "Aku Pasti Bisa!!"

"Karena tidak ada kegagalan yang hakiki apabila diri masih mau berjuang, jadilah sosok yang tangguh dan bisa jadi tauladan bagi orang sekitarnya"(Risky Agustina Hasibuan)

Sedikit cuplikan ceritaku sewaktu menulis, aku pernah merasakan hal yang hampir membuat keyakinan ku untuk menciptakan sesuatu gagal. Gagal karena sudah pesimis merasa bahwa karya ini siapa sih yang akan mau, siapa sih yang akan memegang nya dan keyakinan ku goyah Hanya karena minder lihat karya mereka lebih bagus dibandingkan dengan karyaku.

Btw, aku bangkit dari sebuah nasehat dari orang-orang sekitar ku mengatakan bahwa "sebuah karya tak kan ada yang sia-sia, takkan ada yang jelek, kecuali pemiliknya tak mampu berkarya dan minder dengan yang lain.Sebenarnya yang membuat karya itu cantik dan bagus unsur utamanya adalah diri sendiri"


"Free Writer"

Kali ini aku bakalan cerita Dikit tentang penulis gratisan alias penulis tak berbayaršŸ˜

Sewaktu Sekolah dari sekolah dasar sampai Madrasah Aliyah aku adalah penulis gratisan yang dibayar pakai kata-kata Terima kasihšŸ˜Š Lho kok ada sih penulis yang mau dibayar pakai kata-kata Terima kasih kak???

Ada dong... buktinya diriku☺️ Menulis bagiku adalah hobi dan aku paling Ndak bisa melihat seseorang berada dalam kesulitan apalagi saat sulit atau capek nulis atau lagi sibuk berorganisasi Ndak sempat nulis jadi aku yang nulisin catatan pelajaran teman yang Ndak sempat nulis atau lagi sibuk. Karena aku Ndak punya banyak uang untuk dibagi-bagikan jadi aku berbagi tulisan dong alias sedekah menulis.. gitulah ecek-ecek nyašŸ˜‚Ndak apa-apa capek yang penting dapat pahala bukan uang yang kupinta darinya melainkan kata terimakasih pun jadi ya kalau dapat teman yang pengertian dia traktirin aku jajan di kantin.. Alhamdulillah rezeki anak shaleha.


"Beautiful & Neat"

Orang yang suka menulis biasanya tulisannya cantik dan rapi bener Ndak sih???

Aku wakilin deh jawabnya, Bener dong. Orang yang sudah terbiasa menulis otomatis tulisannya akan cantik dan rapi semua itu berawal dari sebuah tulisan yang sangat-sangat gimana gitu hancur nya tapi karena sering di latih dan diasah setiap hari jadi deh tulisan yang cantik dan rapi walaupun masih sering terdapat typo.

Sedikit cerita, aku paling suka nulis salah satu sebabnya adalah sering dipuji teman sekolah kalau tulisan ku itu lumayan lah hancur nyašŸ˜jadi sering lihat tulisan teman yang cantik dan rapi terus aku tiru alhasil tulisan ku lebih dikatakan cukup bagus dibandingkan dengan yang dulu.


"Typo"

Typo adalah salah tik atau salah ejaan.Typo biasanya terjadi ketika seorang penulis sedang asyik menulis jadi sering melakukan typo,orang yang sering salah typo merupakan orang yang cerdas dalam menulis.. mengapa?? karena kefokusan si penulis terhadap yang ia tulis.Namun, Typo tidak boleh sering terjadi pada penulis, oleh karena itu setelah menulis harus dibaca kembali agar mengurangi typo.

Usut punya usut, saya adalah orang yang sering melakukan typo dalam menulis, karena bagi saya fokus terhadap apa yang kita tulis itu nomor satu dulunya.. Sekarang sudah diperbaiki karena ada temanku  yang baca tulisan lalu berkomentar aku Ndak paham sama bahasa mu, setiap kali ada orang yang membaca tulisanku mereka mengatakan aku tahu arah tulisanmu tapi bahasanya sulit untuk dimengerti. Nah, dari sinilah aku mulai memperbaiki dan mencari ilmu tentang menulis lebih dalam lagi.


"Ta'aruf"

The Finally, aku menulis karena dulu pendapat ku sering diabaikan dan diremehkan padahal pada akhirnya pendapat ku juga yang dipakai, jadi saran aku buat kamu Iya kamu lho yang sedang membaca tulisankušŸ˜Šjangan pernah remehkan pendapat orang lain setidaknya hargailah jika memang kamu tidak menyukainya,coba bayangin kalau kamu ada di posisinya sedih Ndak sih.. sedih dan kecewa dong pastinya.Setelah beberapa Alasan Aku Menulis yang telah lewat kali ini aku mau memperkenalkan sedikit profil ku agar ketika Allah pertemukan kita suatu hari nanti kita sudah kenal ecek-ecek nyašŸ˜

Its,Ok.kenalin aku Risky Agustina Boru Hasibuan biasa dipanggil Risky dan Kiki kalau dirumah pernah juga dipanggil Agus oleh ibu guru Mts aku sampai sekarang masih dipanggil Agus maklum lah gaya dan penampilan ku agak seperti laki-laki ditambah lagi namanya yang keren abis.. Alhamdulillah aku bersyukur orang tua ku memberikan nama Risky yang artinya rezeki. Aku selalu berdoa nama sesuai dengan artinya selalu Allah limpahkan rezeki lewat hamba-hamba-Nya.. Amin ya Rabb.

Btw aku berlatarbelakang dari keluarga yang sederhana beragama Islam jadi wajarlah kalau kata-kata ku religius aku anak ke tiga dari 6 bersaudara.

Cukup ya Friends ta'aruf kita sampai di sini dulu jikalau mau kenal lebih dekat kapan-kapan kirim pesan.Salam dari anak batak boru Hasibuan Horas…!!!

Sobarma Pasti Marhasil Doi


BIONARASI:

Kenalin, aku Risky Agustina boru Hasibuan seorang wanita berlatar belakang muslim dari keluarga yang sangat sederhana yang sekarang duduk dibangku kuliah STAI AL-Ishlahiyah Binjai Prodi Perbankan Syari'ah Eksklisif Semester 2 naik 3.Aku menulis karena terinspirasi dan didorong oleh teman-temanku yang mayoritas dari kalangan keluarga yang sangat sederhana dan suka membaca juga punya hobi yang sama denganku yaitu membaca dan menulis jadi mereka selalu mensupport hobiku, hal ini sejalan dengan keinginan dan mimpiku sewaktu kecil yaitu ingin jadi seorang penulis yang punya banyak buku untuk dibaca lagi bermanfaat bagi semua orang sesuai dengan kata-kata orang-orang hebat yang menjadi inspirator para penulis mereka adalah :  "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi Thalib."Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis". - Imam Al-Ghazali."Aku lebih takut dengan seseorang yang memegang pena (penulis) dari pada prajurit yang bersenjatakan lengkap". - Napoleon Bonaparte.

Langkat, 08 Agustus 2020

Nama: Risky Agustina Hasibuan

Tempat Tanggal Lahir: Bahorok, 25 Agustus 2001

Jenis Kelamin: Perempuan

NIM:19.09.2560

Asal Instansi:STAI Syekh H.Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai

Jurusan/Prodi: Perbankan Syari'ah Eksklusif II-C

Alamat:Jln.Sosial Desa Batu Melenggang Kec. Hinai Kab. Langkat Medan Sumut

Motto: Sobarma Pasti Marhasil Doi

Hobi: Suka Manulis Dohot Mambaca

IG: rizkyagustinahsb25

N0.Telp/Hp: 082164948139

Email: rizkyagustina62@gmail.com

 

Share:

Post a Comment

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis