Aksara Penuh Makna

Oleh : Nurani

  

Setiap orang memiliki tujuan dan harapan. Setiap tujuan itu pastilah ada hal yang melatar belakangi atau alasan mengapa ia melakukan itu. Begitupun aku, ku memiliki beberapa hal yang menyebabkanku menulis satu demi satu kata yang akhirnya terbentuklah kalimat demi kalimat yang menceritakan banyak hal. Ya, begitu banyak pengalaman diri dan orang-orang disekitar ku jadikan sebuah cerita penuh inspirasi.

Aku memiliki 10 alasan mengapa ku tuangkan apa yang kurasa menjadi sebuah tulisan dan akupun memutuskan untuk menulis. Ya, karena setiap aksara ataupun huruf penuh dengan makna. Diantara alasan-alasanku mengapa aku menulis adalah :

Pertama, mengembangkan potensi diri. Dunia adalah tempat berkarya untuk menorehkan segala potensi yang ada. Tiada kata tak bisa, yang ada, kita harus terus berusaha. Laksana seekor kura-kura, berjalan lambat namun, pasti. Tujuan terpapar di depan mata. Tempat berlakon dan berkarya amatlah luas. Aku siap mengeluarkan segala potensi diri, guna menumbuhkan dan mengembangkan bakat yang Illahi beri. Maju terus pantang mundur. Ku lakukan sepenuh hati untuk berkarya lewat jalan ini. Menulis adalah suatu kemampuan yang harus terus dilatih dan dikembangkan. Dengan banyak belajar, ku yakin ku mampu dan bisa menjadi seorang manusia yang menorehkan tinta penuh kebermanfaatan diri melalui tulisan-tulisanku ini. Amin…

Kedua, meninggalkan jejak lewat tulisan. Sejarah adalah dokumentasi perjuangan. Perjuangan akan kebaikan yang dapat dikenang banyak orang. Sejarah tempat mengabadikan sebuah karya. Sejarah pun akan mengabadikan kita di dalamnya. Sejarah akan terus ada dan diingat banyak orang. Sejarah akan menjadi sebuah rujukan, dan dasar pijakan seseorang untuk melakukan sesuatu yang lebih baik di masa sekarang. Melalui tulisan, ku berharap akan banyak orang yang mengenang dan mengingat bahwa aku ada. Ku torehkan tinta-tinta penaku dalam sebuah sejarah. Ku tinggalkan jejak-jejak langkahku dalam sejarah. Ku yakin ku mampu melakukan semua itu atas izin-Nya.

Ketiga, menebar kebaikan. Kebaikan adalah sesuatu yang membawa kebermanfaat bagi setiap orang. Dengannya semua merasa nyaman dan damai. Dengannya semua akan menjadi sosok yang lebih baik. Dan dengannya kita semua akan dirindu banyak orang. Ku tak pernah merasa paling baik, ku juga tak merasa paling sempurna. Namun, ku berharap dengan apa yang kulakukan. Ku akan dapat menebarkan kebaikan. Ibarat kupu-kupu yang terbang, hinggap ke setiap bunga yang ada untuk memberikan kebaikan padanya. Dengan kebaikan yang ia lakukan, bunga pun akan tumbuh menjadi bunga yang cantik dan mewangi.  Begitu pula dengan kita manusia.  Kita akan tumbuh menjadi sosok yang lebih baik dengan bantuan kebiakn kebaikan orang orang disekitar kita. Maka yuk,  menjadi salah seorang penebar kebaikan.  Dari ribuan bahkan jutaan orang di luar sana. Keep semangat menebar kebaikan melalui tulisan.

Keempat, mengharap ridho Illahi. Penilain manusia bukanlah segalanya.  Namun,  penilaianNya itulah yang paling utama. Ku berharap pada sang Maha Kuasa, agarku dapat terus menebar dan menanam benih benih keridhoannya.  Agar kelak,  Allah Ridho dengan apa yang telah ku tuliskan. Dalam setiap setiap goresan pena,  ku coba tuliskan sesuatu yang bermakna. Untuk tabungan amalku dihadapanNya. Dalam doa ku menengadahkan tangan,  memohon dan meminta keridhoanNya, karena amatlah tak berharga,  jika tanpa ridhonya.. Illahi Rabbi.

Kelima, memperbanyak pahala. Bekal akhirat kita adalah pahala pahala yang melimpah, yang berasal dari amalan amalan baik yang kita lakukan. Upa yang banyak akan dilakukan seorang hamba demi mendapatkan pahala itu.  Banyak amalan yang akan menambah credit point kita dihadapanNya.  Menulis adalah merupakan salah satu sarana untuk memperoleh credit point itu selain banyak amalan atau perbuatannyang lainnya.  Maju, bergerak dan berikhtiar atau berusaha itu yang bisa kita lakukan saat sebagai manusia. Melakukan sesuatu dengan sebaik mungkin,  semampu mungkin,  dan seamksimal yang bisa dilakukan. Hasilnya,  Allahlah yang akan menentukan. Berapakah Point atau pahala yang Ia berikan.  Kita sebagai hamba,  terus berusaha memperbaiki kualitas amalan yang bisa membuat kita mendapatkan point dariNya.  Menulis adalah salah satu cara yang aku harapkan dapat membuatku mendapatkan point yang banyak darinya.

Keenam, membanggakan keluarga. Aku hanya wanita biasa. Dengan kemampuan yang biasa. Namun,  ku berusaha memberikan sesuatu yang bermakna dan bernilai serta membanggakan keluarga. Hari demi hari ku berusaha menambah kemampuan diri untu dapat berkarya,  yang kelak ketika semua buah hati kita dewasa,  mereka tau bahwa ibunya ada dan berkarya untuk memberikan sesuatu yang bermakna. Waktu terus berlalu, berjalan dan melaju terus tanpa henti. Tak da yang akan diulangi. Karena waktu takkan berulang.  24 jam yang kita miliki, ku coba berikan sesuatu untuk membuktikan kualitas diri.  Berkarya,  menuntaskan amanah diri,  seimbang antara visi kebaikan dan keluarga ini. Semangat memperbaiki diri demi illahi dan my family.

Ketujuh, menambah ilmu. Dalam menjalani kehidupan kita butuh bekal.  Bekal yang akan mampu mencukupkan apa yang diperlukan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Begitu pula dalam menulis,  kita butuh ilmu untuk mampu memberikan karya yang baik dan diterima semua orang. Memantaskan diri dengan terus menambah ilmu diri. Wajiblah kita lakukan sebagai bekal menjalani hari hari.  Tanpa ilmu tong kosong bunyi nyarinya.  Tanpa isi,  sebuah teko takkan bisa mengisi gelas gelas orang yang membutuhkannya.  Maka aku akan berusaha menjadi teko yang memiliki isi berkualitas. Bukan hanya air putih yang akan dibagikan,  tetapi air susu atau madu yang lezat dan menyehatkan yang akan diberikan pada yang membutuhkan atau orang sekitar. Ya Rabb,  mammoukan aku. Tambahkanlah ilmuku dan berikan aku kepahaman.

"Robbii zitni ilmaan warzuqni fahmaan." Amin.

Kedelapan, menambah pengalaman. Ku biasakan diri ini merangkai satu demi satu kata menjadi sebuah kalimat bahkan lebih,  hingga terciptalah serangkaian cerita yang akan memberi banyak makna.

Makna akan kehidupan yang kita jalani.  Ku uraikan satu demi satu inspirasi yang terungkap dalam khayal dan kehidupan ini.  Ku mencoba menjadikan semua yang ada dan terjadi terbukukan dalam legenda. Ku tambah wawasan diri dan ilmu yang sedikit ini. Ku dalami satu demi satu makna bahasa yang sering kutemui. Ada rasa dan ide yang ada mengenai kehidupan ini. Ya,  ku terus berusaha mencoba memaknai diri dan segala yang kutemui.

Kesembilan, ajang aktualisasi diri. Ku manusia biasa. Ku hanya bisa berusaha. Ku melakukan yang ku bisa dengan sekuat tenaga. Ku ekspresikan diri ini melalui tulisan. Karena lisan ini tak mampu ungkap semua. Tulisan penuh makna, membawa secercah cahaya sebagai ungkapan rasa di jiwa. Ku sampaikan semua yang ku rasa. Moga setiap kata bermakna bagi semua para pembaca. Moga semua suka akan apa yang kubawa melalui tulisan tulisan ku yang belum ada apa apanya. Tapi ku terus mencoba dan berusaha agar semua bisa suka.

Kesepuluh, mencari ridho Illahi. Setiap apa yang kita lakukan adalah sia sia Jika niat kita bukan karenaNya. Semua Akan bernilai lebih dihadapanNya Jika tulus karenaNya. Oleh karena itu, ku luruskan niatku menulis karenaNya, Illahi Rabbi. Bismillah..ku pasrahkan padaNya. Ku mulai menata Dan membekali diri dengan apa yang Harus dimiliki. Ilmu,  pengalaman dan jati diri. Ku aktualisasikan diri dengan niat Karena Illahi. Maju terus pantang mundur. Takkanku berhenti melangkah menapaki Jalan Jalan yang telah diberi Illahi. Walai banyak badai menerjang ku Takkan tinggalkannya Walai sejenak.  Moga bisa. InsyAllah, Amin.

Itulah 10 alasanku menuangkan segala yang kurasa dan kutemui dalam sebuah tulisan. Mungkin teman-teman semuapun memiliki banyak alas an-alasan lain, sehingga memutuskan menjadi seorang penulis.

***

TENTANG PENULIS

Penulis adalah seorang guru yang berusaha mengabadikan semua yang ia rasa dan temui dalam sebuah tulisan. Satu karya pertama penulis dalam dunia kepenulisan ialah sebuah cerita fiksi bersama teman-temannya. Buku Antologi "Lillah, Karena Cinta Bermuara di Satu Samudera". Penulis aktif di Facebook dengan nama Nur Ani dan Instagram nurani3002. Bagi teman-teman yang ingin berkenalan, silahkan follow.


Share:

9 comments :

  1. MasyaaAllah....semangat. good sharing, Ustadzah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih mb...semangat juga buat mb.. cayoo..bismillah

      Delete
  2. Pada akhirnya, segala sesuatu ditujukan untuk mencari rida ilahi.

    Tulisan saya:
    Berawal dari Hati

    Mari saling berkunjung.😊

    ReplyDelete
  3. Semangat mbak, semoga sukses dengan tulisannya

    ReplyDelete
  4. MasyaAllah semoga selalu menginsfirasi bu nurani

    ReplyDelete
  5. Luar biasa.. tetap bisa berkarya di tengah segala riuh redam di sekelilingmu.. semangat Bu nurani👍👍

    ReplyDelete

Design Prokreatif | Instagram Ruang_Nulis